REMBUG STUNTING 2026

Yono Raharjo 29 Juni 2026 08:56:58 WIB

Percepatan penurunan stunting merupakan upaya terpadu yang dilaksanakan melalui pemantauan, pendampingan, dan intervensi terhadap seluruh sasaran pada siklus kehidupan. Rembug ini menyajikan hasil analisis data lima sasaran percepatan penurunan stunting di Kalurahan Wonosari Tahun 2026 sebagai dasar evaluasi pelaksanaan program, identifikasi permasalahan, serta penyusunan rekomendasi tindak lanjut yang lebih tepat sasarannya :

  1. Remaja Putri (Rematri)
  2. Calon Pengantin
  3. Ibu Hamil dan Pasca Salin
  4. Balita
  5. Keluarga Rentan Stunting

Pemantauan lima sasaran percepatan penurunan stunting dilaksanakan secara konvergen oleh berbagai pemangku kepentingan sesuai kewenangannya, meliputi fasilitas kesehatan dan Bina Keluarga Remaja (BKR) untuk remaja putri, Kantor Urusan Agama (KUA) untuk calon pengantin, fasilitas kesehatan dan PLKB untuk ibu hamil dan pasca salin, fasilitas kesehatan, PLKB, dan Posyandu untuk balita, serta perangkat daerah, badan, dan pemerintah kalurahan untuk keluarga berisiko stunting. Pemerintah Kalurahan selanjutnya bertugas mengoordinasikan dan melaporkan capaian konvergensi percepatan penurunan stunting kepada Kementerian Desa melalui aplikasi eHDW. Namun demikian, pelaksanaan pelaporan masih menghadapi kendala berupa penggunaan berbagai aplikasi yang belum terintegrasi sehingga pengelolaan data dilakukan secara terpisah oleh masing-masing pemangku kepentingan. 

Berdasarkan hasil pemantauan melalui aplikasi eHDW, skor konvergensi percepatan penurunan stunting Kalurahan Wonosari pada Triwulan II Tahun 2026 mencapai 74,06%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar layanan kepada lima sasaran telah terlaksana, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan. Capaian tertinggi terdapat pada sasaran Calon Pengantin dengan skor konvergensi 100%, diikuti Keluarga Berisiko Stunting sebesar 87,94% dan Ibu Hamil dan Nifas sebesar 84,62%. Sementara itu, capaian pada sasaran Balita sebesar 64,96% dan Remaja Putri sebesar 52,90% masih memerlukan perhatian melalui peningkatan cakupan layanan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta optimalisasi pemantauan dan pelaporan agar konvergensi percepatan penurunan stunting dapat terlaksana secara lebih efektif dan menyeluruh.

Dokumen Lampiran : REMBUG STUNTING 2026


Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Toto
    Apakah jasmani rohani dan bebas napza tidak bisa d...baca selengkapnya
    06 Agustus 2025 11:21:08 WIB
  • suyono
    mantapppp...baca selengkapnya
    10 November 2021 15:06:51 WIB
  • Koko
    Nyuwun link ipun kersane saget bahasa kromo alus u...baca selengkapnya
    15 September 2021 14:50:44 WIB
  • saptadi noviyanto
    Alhamdulillah berjalan dengan lancar berkat dukung...baca selengkapnya
    01 September 2021 14:48:49 WIB
  • Kawitri
    Terimakasih Support dan Arahannya ibu ketua TP PKK...baca selengkapnya
    27 Agustus 2021 19:15:07 WIB
  • Tisan
    Maturnuwun dukungan dan bimbingan dari Kalurahan W...baca selengkapnya
    11 Agustus 2021 11:43:31 WIB
  • yosef
    Terimakaksih sudah banyak berbagi informasi. Jadi ...baca selengkapnya
    05 Agustus 2021 20:47:36 WIB
  • Muhammad Irwan Susanto
    Perlu dilestarikan...baca selengkapnya
    28 Juli 2021 10:07:27 WIB
  • Sumawan
    Sya dari kecamatan semanu...baca selengkapnya
    18 Juni 2021 07:52:07 WIB
  • Purno Apri Hastuti
    Setelah sungai ditalut, sangat perlu diupayakan pe...baca selengkapnya
    25 November 2019 20:52:06 WIB
Galeri Foto
Facebook Fanspage
WhatsApp Wonosari
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial