Ndherek Mangayubagya

Yono Raharjo 14 April 2026 09:18:08 WIB

Mangayubagya 80 tahun Sri Sultan Hamengku Buwono X bukan sekadar momentum seremonial. Ini menjadi titik refleksi atas sebuah model kepemimpinan yang kian langka, kemampuan merawat agama tanpa mematikan budaya, dan menjaga budaya tanpa menanggalkan nilai-nilai agama. Di tengah dunia yang kerap terbelah antara konservatisme keagamaan dan sekularisme budaya, Daerah Istimewa Yogyakarta menghadirkan jalan tengah/moderat yang hidup bukan sekadar konsep, tetapi praktik sosial yang nyata. DIY menjadi kaca benggala cermin bagi daerah lain di Indonesia.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Facebook Fanspage