Sarasehan Penggiat Sejarah

08 Desember 2017 12:42:25 WIB

Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul selenggarakan Sarasehan Penggiat Sejarah mulai Jum'at (8/12) sampai dengan Sabtu (9/12) di Rumah Makan Bu Wiwik, Mulo, Wonosari.  Lebih dari 30 orang perwakilan dari Dewan Budaya Kecamatan dan dari Desa Sasaran dihadirkan pada acara ini. Hadir juga Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul (Siti Isnaini Dekoningrum Nurhandayani, SH), Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul (CB. Supriyatna) dan Penulis Buku Sejarah "Bangsal Sewokoprojo" dan "Kampung Pitu".

Pada sambutannya Sekretaris Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, menyampaikan bahwa Dinas Kebudayaan memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan budaya. Memiliki indikator-indikator kinerja yang harus dipenuhi dan meliputi 3 bidang utama, yakni : Bidang Adat Seni dan Tradisi, Bidang Sejarah, Bahasa dan Sastra, dan Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya. Sehingga acara yang digelar pada saat ini adalah untuk memenuhi indikator kinerja bidang Pelestari Warisan dan Nilai Budaya.

Output akhirnya nanti Desa diwajibkan untuk meyusun buku sejarah desa masing masing berbahasa Jawa. Sehingga konsep yang ditawarkan oleh Dinas Kebudayaan adalah pendampingan penyusunan buku sejarah desa, melibatkan tim penyusun Desa yang terdiri dari Kepala Desa dan 2 (dua) orang tokoh masyarakat / sejarah di desa masing-masing, serta Dewan Kebudayaan Kecamatan sebagai Pendampingnya.

Acara ini adalah langkah awal untuk memberikan gambaran secara umum tentang apa yang akan disusun nanti. Tindak lanjut nantinya adalah pada Bulan Januari 2018 mendatang akan diselenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Buku Sejarah Desa. Sehingga diharapkan mulai dari sekarang Desa sudah bisa membentuk Tim penyusun, terutama tokoh-tokoh yang mampu dijadikan narsumber, mengetahui sejarah dan seluk beluk Desa.

Penyusunan buku sejarah desa dilihat dari peristiwa masa lalu awal mulai terbentuknya desa sampai dengan perkembangannya sekarang. Harapan dengan terbentuknya buku ini, menjadi acuan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tentunya harus serasi dengan adat, budata dan tradisi setempat.

Komentar atas Sarasehan Penggiat Sejarah

Ahmad Fauzi 06 Mei 2019 14:06:39 WIB
assalamualaikum saya di ciamis mau mengadakan tim penggiat sejarah di kecamatan tempat saya tinggal, untuk langkah awal saya juga akan mengadakan saresehan, namun saya belum punya contoh materi, apa boleh saya minta power point materi saresehan, seperti yang dipampang di gambar artikel ini ??? terima kasih...

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Toto
    Apakah jasmani rohani dan bebas napza tidak bisa d...baca selengkapnya
    06 Agustus 2025 11:21:08 WIB
  • suyono
    mantapppp...baca selengkapnya
    10 November 2021 15:06:51 WIB
  • Koko
    Nyuwun link ipun kersane saget bahasa kromo alus u...baca selengkapnya
    15 September 2021 14:50:44 WIB
  • saptadi noviyanto
    Alhamdulillah berjalan dengan lancar berkat dukung...baca selengkapnya
    01 September 2021 14:48:49 WIB
  • Kawitri
    Terimakasih Support dan Arahannya ibu ketua TP PKK...baca selengkapnya
    27 Agustus 2021 19:15:07 WIB
  • Tisan
    Maturnuwun dukungan dan bimbingan dari Kalurahan W...baca selengkapnya
    11 Agustus 2021 11:43:31 WIB
  • yosef
    Terimakaksih sudah banyak berbagi informasi. Jadi ...baca selengkapnya
    05 Agustus 2021 20:47:36 WIB
  • Muhammad Irwan Susanto
    Perlu dilestarikan...baca selengkapnya
    28 Juli 2021 10:07:27 WIB
  • Sumawan
    Sya dari kecamatan semanu...baca selengkapnya
    18 Juni 2021 07:52:07 WIB
  • Purno Apri Hastuti
    Setelah sungai ditalut, sangat perlu diupayakan pe...baca selengkapnya
    25 November 2019 20:52:06 WIB
Galeri Foto
Facebook Fanspage
WhatsApp Wonosari
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial